Minggu, 10 Oktober 2021

 


CUPLIKAN ....

BERTEMUNYA PUTRI PAHLAWAN REVOLUSI DENGAN PUTRA TOKOH PKI


Padahal ketika peristiwa G30S itu terjadi, rata-rata putra-putri Pahlawan Revolusi sulit menerima. Mereka terguncang. Amelia pun menjalani perawatan kejiwaan selama tiga bulan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Tapi ia tak mendendam. “Tak ada benci dan dendam dalam diri saya, karena saya sudah menerima kejadian itu sebagai bagian dari hidup saya, dan berharap bisa berdamai," tegas Amelia.
 


Tak heran Amelia menjadi pendukung terdepan ketika ide FSAB digulirkan, lalu menjadi ikon perdamaian bersama Ilham Aidit, anak tokoh PKI DN Aidit. 


Anak Achmad Yani dan anak DN Aidit diberitakan berdamai, “ini baru berita”. Kata Amelia penuh empati, “Trauma itu juga dialami Ilham Aidit yang bertahun tahun tak berani menggunakan nama ayahnya demi bertahan hidup. Atau Perry Omar Dani yang harus menyaksikan ayahnya dipenjara selama 30 tahun.”


Hal yang menakjubkan terjadi tatkala Amelia Yani berbincang dengan Sugiarto. Dalam suatu pembicaraan Amelia awalnya agak keras terhadap Sugiarto yang sedang menjelaskan tentang siapa dan bagaimana ayahnya.


Kata Sugiarto, “Ayah saya tidak seperti yang digambarkan dalam film G30S itu….” Amelia menukas, “Jadi, bagaimana dong Ayah anda?!”


“Ayah saya di film itu merokok terus klepas klepus…padahal ayah saya sama sekali tidak merokok,” jawab Sugiarto. “Oh begitu?” Amelia tertarik. “Ayah anda di mana sekarang?” tanya Amelia polos.Sugiarto tertegun sejenak, heran dan bingung mendengar pertanyaan Amelia.


Jawabnya pedih, “Kan sudah divonis mati dan langsung dieksekusi.” Amelia kaget bukan main. Dia benar-benar baru tahu sekarang. “Oh, maaf, saya tidak tahu,” seru Amelia getir dan langsung memeluk Sugiarto dengan amat terharu.


Mereka berpelukan seperti halnya dua sahabat lama yang lama tidak bertemu. Forum ini telah mempertemukan anak-anak manusia yang selama Puluhan tahun divonis oleh sejarah sebagai pihak-pihak yang berlawanan atau bermusuhan. Hari ini mereka terlahir kembali sebagai anak-anak bangsa yang dilahirkan dari kandungan ibu yang sama, Ibu Pertiwi, saling mengasihi.

0 Comments:

Posting Komentar